Mencari Dan Berbagi Tentang Sesuatu Yang Mungkin!

Sejarah Batik Madura

Sebagai sebuah bentuk karya seni budaya, batik Madura banyak diminati dan digemari oleh konsumen lokal dan interlokal. Dengan bentuk dan motif yang khas batik Madura mempunyai keunikan tersendiri bagi para konsumen. Corak dan ragamnya yang unik dan bebas, sifat produksinya yang personal (dikerjakan secara satuan), masih mempertahankan cara-cara tradisional (ditulis dan diproses dengan cara-cara tradisional) dan senantiasa menggunakan bahan pewarna alami yang ramah dengan lingkungan.
Seiring berjalannya waktu dan perkembangan jaman, batik madura juga mengalami perkembangan yang sangat pesat. Jika memperhatikan motif motif batik madura, maka sekarang ini motif batik madura kian beragam dan dengan warna warna yang begitu dinamis. Batik madura mempunyai corak dan motif yang beraneka ragam, selain itu batik madura dikenal mempunyai warna yang atraktif, berani dan full colour. Batik madura kian menarik dengan hadirnya motif kontemporer akhir akhir ini. Tren perpaduan antara motif tradisional dengan motif kontemporer membuat batik madura semakin berkesan variatif , dinamis dan modern.
Sejarah mencatat Madura adalah produsen batik dan jamu yang cukup terkenal. Yang membuatnya menjadi seperti itu, barangkali karena kedua komoditas itu menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi masyarakatnya sendiri.
Industri kecil yang menjadi kebanggaan daerah ini memang batik. Bagi Madura, batik bukan hanya sehelai kain, namun telah menjadi ikon budaya dan sering menjadi objek penelitian banyak institusi. Di berbagai buku batik terbitan luar negeri, batik Madura menjadi perhatian khusus. Motif dan warna yang tertuang di dalam kain panjang itu, merefleksikan karakter masyarakatnya. Khususnya batik buatan Tanjung Bumi di Kabupaten Bangkalan.
Tidak hanya di Tanjung Bumi saja, batik telah menjadi nilai seni budaya Indonesia di mata asing. Bahkan pakaian atau baju batik menjadi bagian dari pakaian resmi di Indonesia. Tidak jarang kita menemukan atau bahkan sering, para undangan, pejabat mengenakan pakaian batik pada acara resmi keluarga, negara dan lain sebagainya.
Intinya, Batik dengan bentuk dan corak yang berbeda, baik itu batik Madura, batik pekalongan, batik jawa, batik jogja,batik solo dan batik-batik daerah lain adalah karya seni budaya tinggi yang perlu untuk dipertahankan, dilestarikan, dikembangkan sehingga menjadi asset berharga bangsa ini dimata internasional.

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Sejarah / Seni Budaya dengan judul Sejarah Batik Madura. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://madura-bog.blogspot.com/2012/09/sejarah-batik-madura.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Buduri Buduri -

Belum ada komentar untuk "Sejarah Batik Madura"

Poskan Komentar